Cara Pilih Safety Shoes Sesuai Lingkungan Kerja
Author
Elizabeth Sarah
Di dunia kerja , sepatu safety itu digunakan bukan cuma soal gaya—tetapi tentang keselamatan dan kenyamanan Anda. Dari lokasi konstruksi yang becek sampai lantai pabrik yang berminyak, setiap lingkungan punya tantangan unik yang butuh perlindungan khusus.
Standar seperti SNI 7079:2009 (standar Indonesia) dan EN ISO 20345 (standar Eropa) memastikan sepatu safety yang Anda gunakan dapat melindungi kaki Anda dengan benar. Yuk cari tau cara pilih sepatu safety yang tepat!
Kenapa Harus Tau Cara Pilih Sepatu Safety yang Tepat?
Bayangin kerja di tambang dengan sepatu yang solnya licin. Atau di pabrik kimia pakai sepatu yang gak tahan asam. Risiko cedera kaki bisa terjadi - Makanya, langkah pertama adalah identifikasi bahaya di tempat kerja Anda: apakah lantainya sering basah? Ada paparan bahan kimia? Suhu ekstrem?
Setelah tahu risikonya, baru deh pilih sepatu safety yang pas.
-
Sepatu Safety Tahan Air (S2)
Kalo Anda bekerja di lokasi yang becek atau lembab sepatu tipe S2 adalah pilihan minimal yang Anda butuhkan. Catatan penting: S2 itu bukan waterproof penuh—cuma upper-nya (bagian atas sepatu) yang water-resistant, cocok jika lingkungan Anda banyak genangan air tetapi belum sepenuhnya waterproof.
Kalo butuh yang bener-bener waterproof, cari sepatu S4—ini dibuat sepenuhnya dari karet atau polimer dan benar-benar kedap air. Biasanya berbentuk boot karet. Sol nitrile atau karet dan fitur anti-perforasi (anti tusuk) adalah fitur tambahan yang penting.
-
Sepatu Safety Tahan Minyak
Buat yang kerja di bengkel atau pabrik dengan lantai berminyak, bahaya terbesar adalah terpeleset. Sepatu safety tahan minyak pakai sol PU dual density dengan campuran PU atau TPU. Bahan ini gak cuma anti-slip tapi juga gak gampang rusak kena minyak.
Bengkel otomotif, workshop mesin, atau pabrik manufaktur adalah lingkungan yang cocok banget sama jenis sepatu ini. Sol-nya ringan tapi tahan abrasi (goresan), jadi awet meskipun digunakan pada kerjaan berat
-
Sepatu Safety Tahan Panas (HRO)
Ini buat Anda yang kerja di pabrik metalurgi, peleburan logam, atau area dengan suhu ekstrem. Sepatu dengan sertifikasi HRO (Heat Resistant Outsole) punya sol dari karet nitrile khusus yang tahan kontak langsung dengan permukaan panas hingga 300°C selama 60 detik.
Sol HRO ini mencegah panas merambat ke kaki. Biasanya dilengkapi steel toe cap atau composite toe cap buat perlindungan tambahan dari benturan. Cari juga yang ada breathable lining supaya kaki gak kepanasan jika sepatu dipakai seharian.
-
Sepatu Safety Tahan Asam
Kalo kerja di lingkungan dengan paparan asam—misalnya lab kimia, electroplating, atau industri pengolahan—sepatu dari bahan sol dari karet nitrile atau PVC harus digunakan untuk mencegah korosi dan rembesan cairan asam ke kaki.
Yang perlu diingat: sepatu jenis ini biasanya tahan asam dengan konsentrasi rendah hingga menengah. Hindari paparan dengan oksidator kuat seperti asam nitrat karena bisa merusak bahan sepatu. Setelah pakai, bilas sepatu dengan air bersih supaya lebih awet.
-
Sepatu Safety Tahan Basa (Alkali)
Mirip dengan tahan asam, sepatu tahan basa juga pakai material nitrile atau PVC. Ini cocok buat industri pupuk, farmasi, atau pabrik yang sering kontak dengan larutan basa kuat.
Kalo lingkungan kerja Anda sering ada genangan cairan basa yang tinggi, pilih model boot tinggi buat perlindungan maksimal.
Kesimpulan
Sepatu safety yang tepat bukan cuma soal memenuhi standar—tetapi keselamatan. Pahami risiko di lingkungan kerja Anda, terus pilih sepatu yang punya fitur perlindungan yang sesuai. Investasi di sepatu safety berkualitas adalah investasi di keselamatan Anda sendiri.
Butuh sepatu safety tambang yang tahan banting dan dirancang khusus untuk kondisi ekstrem? Kunjungi safetyranger.co.id sekarang juga. Kami punya produk premium dengan standar internasional, harga kompetitif, dan pengiriman cepat ke seluruh Indonesia!